Titik balik
Kala itu, dirinya tak terkendali
Wajahnya tertunduk dalam
Menatap tangannya yang bergerak tak tentu
Menggambarkan hal yang tak mampu ia baca
Dikeheningan malam yang kian mencekam
Sepenggal bisikan mencuri fokusnya
Wajahnya teralihkan
Mencari sumber bisikan
Yang ia curigai, bisikan yang terseret angin malam
Bisikan itu menghantui
Membuatnya waspada
Nafasnya tercekat
Tenggorokan kering
Bisikan itu, dengan lirih menghampiri kembali
" Kamu sudah terlalu jauh, pulang dan kembali lah. Sudahi perjalananmu, kamu sudah terlalu jauh. Kembali dan pulang lah"
Nafas nya makin tercekat
"Banyak hal yang sudah kamu abaikan. Perihal hati yang kini mati, tak mudah lagi untuk hidup kembali. Segeralah kembali, karena akan lebih banyak lagi yang mati selain hati jika terus begini"
Hembusan angin kian menggerogoti
"Kembali lah"
Bisiknya kembali
Senin
01/03/20
Wajahnya tertunduk dalam
Menatap tangannya yang bergerak tak tentu
Menggambarkan hal yang tak mampu ia baca
Dikeheningan malam yang kian mencekam
Sepenggal bisikan mencuri fokusnya
Wajahnya teralihkan
Mencari sumber bisikan
Yang ia curigai, bisikan yang terseret angin malam
Bisikan itu menghantui
Membuatnya waspada
Nafasnya tercekat
Tenggorokan kering
Bisikan itu, dengan lirih menghampiri kembali
" Kamu sudah terlalu jauh, pulang dan kembali lah. Sudahi perjalananmu, kamu sudah terlalu jauh. Kembali dan pulang lah"
Nafas nya makin tercekat
"Banyak hal yang sudah kamu abaikan. Perihal hati yang kini mati, tak mudah lagi untuk hidup kembali. Segeralah kembali, karena akan lebih banyak lagi yang mati selain hati jika terus begini"
Hembusan angin kian menggerogoti
"Kembali lah"
Bisiknya kembali
Senin
01/03/20
Komentar
Posting Komentar