Aku dan segala kegamangan

Aku tak mengerti tuan

Dulu, sebelum menghilang tuan berpesan dan berjanji jika semesta merestui tuan akan kembali

Kini, tuan benar benar kembali yang membuat ku berpikir semesta merestui kita dan ingin aku dan taun kembali merajut asa

Tapi rupanya itu hanya pikiran manis ku, tuan kembali dengan nona yang membuat ku tertampar bahwa selama ini hanya aku yang mengharapkan kehadiran tuan kembali

Tuan memang kembali tapi tidak sendiri, tidak dengan janji tuan

Ah bodohnya aku, bagaimana mungkin setelah dipisahkan jarak dengan rentan waktu yang panjang perasaan itu masih sama ? Bodohnya aku yang selalu menanamkan janji tuan di akar pikiranku

Aku mengerti tuan, dengan perlahan aku bisa saja mematikan tuan di tiap pikiran dan puisi ku. Akan ku lakukan tuan !! Aku tak akan lagi meminta janji tuan, tak akan lagi

Dan kini, setelah aku berjalan mundur dan menjauh tuan seolah menahan ku.
Meminta ku yang telah berjalan menjauh, kembali berjalan menuju tuan

Sebenarnya apa mau tuan ?

Yang ku tau, kisah kita telah usai setelah kembali nya tuan dengan nona di hadapan

Tapi kenapa kini tuan bersikap dan menahan ku untuk tetap disisi tuan ?

Apa tuan berpikir aku akan binasa tanpa adanya tuan ?

Tuan terlalu sombong, seolah hanya tuan yang paling dibutukan dimuka bumi ini !!

Komentar

Postingan Populer